Resep Ayam Pengemis (beggars chicken) HangZhou

Kangen dengan suasana Hangzhou, kami mencoba merayakan 17an dirumah sekaligus puasa kali ini dengan membuat resep dari sana, yaitu Ayam Pengemis (Beggar’s Chicken) a la keluarga Wicaksono. Dulu kami menikmati beggar’s chicken ini di salah satu restoran di pinggir West Lake. Rasanya, luar biasa! Menurut ceritanya, pada jaman dahulu,ada pengemis yang mencuri ayam milik kerajaan Tiongkok. Karena takut ketahuan mencuri, daging ayam colongan ini lalu dibumbui, dikubur dalam tanah liat dan dibakar. Ternyata apa yang diperbuat si pengemis ini menghasilkan resep ayam yang lezat sekali.
Setelah mencari beberapa referensi internet, akhirnya resep beggar’s chicken ini dibuat. Beberapa bahan kami ganti seperti daging babi diganti daging sapi cincang dan bakso,daun teratai diganti daun pisang,whine diganti bir heineken, benar-benar seadanya,hihihi.. santai masbro, aslinya ini resep juga bikinan pengemis, kalo bahannya gak ada, pasti juga dia pake bahan lain kan....
Bumbu mentah:
Irisan daun bawang, irisan bawang bombai, irisan jahe 1 siung, garam (secukupnya)
Bumbu cair:
Kecap manis,kecap asin, kecap saos tiram, minyak wijen, anggur merah (whine) atau bir. (secukupnya)
Bahan Pengisi:
Daging sapi cincang, bakso atau sosis, cumi secukupnya (rajang kecil-kecil). Minyak goreng/margarin secukupnya, minyak wijen, kecap manis.
Pembungkus:
Daun pisang, tali (disarankan pake kenur atau benang proyek), plastik bersih, adonan tepung dan air (300cc untuk 1 porsi), alumunium foil
Bahan utama:
Daging Ayam Kampung 1 ekor, utuh (jangan pakai ayam colongan ya, beli aja dipasar, banyak! :D )
Cara memasak:


Sebenarnya ada empat langkah utama untuk membuat beggar’s chicken ini, yaitu membumbui ayam, memasukkan bahan pengisi,membungkus,dan terakhir memanggang. Mari kita ikuti caranya!
MEMBUMBUI AYAM
1. Lumuri ayam dengan bumbu mentah sambil di plenet-plenet, kemudian lumuri lagi dengan bumbu cair. Plenet-plenet lagi ayam agar bumbu meresap. NOTE! Diamkan ayam dalam lumuran selama paling kurang 1 jam agar semua bumbu lebih merasuk.
MEMASUKKAN BAHAN PENGISI
2. Siapkan bahan pengisi. Rajangan di gongso dengan sedikit minyak goreng/margarin,campur dengan minyak wijen dan kecap manis sampai berwarna kemerahan. Selesai menggongso, masukkan bahan pengisi yang sudah digongso tadi kedalam badan ayam lewat pantat (uff,bagian ini paling menjijikkan masbro! serasa mempersoka ayam,tapi tak apa lah,yang penting rasanya enak,hihihi).
MEMBUNGKUS
3. Bungkus ayam dengan daun pisang, ikat dengan tali sampai rapat. Bungkus lagi ayam dalam daun pisang tersebut dengan tas plastik (pakai yang bening ya!), jangan lupa masukkan juga sisa-sisa bumbu kedalam plastik, kemudian ikat plastik tersebut dengan kencang. Bungkus dengan sangat rapat,kalau perlu ditali berulang-ulang, pastikan tidak ada bumbu yang tumpah/bocor dari plastik.
4. Uleni adonan tepung dan air menjadi selembar kulit pembungkus, bungkus ayam dalam tas plastik dengan lembaran adonan tersebut. (aslinya adonan tepung ini menggunakan tanah liat). Jika perlu, bungkus adonan kulit yang didalamnya ada ayam tadi dengan alumunium foil.
MEMANGGANG
5. Masukkan adonan ayam kedalam oven, panggang selama minimal 3 jam dengan api kecil (200derajat c).
6. Setelah tiga jam, angkat adonan dari oven, pecahkan kulit tepung, dan buka semua pembungkus sampai ayamnya terlihat. (pecahan kulit tidak dimakan!)
7. Yeeeee jadiiiii!!!! Ayam pengemis siap disantap! Uenakkkkk poollll...

Resep Popular